JAKARTA

“Nak, Jakarta itu bukan melulu monas yang tiangnya megah menopang bongkahan emas, bukan cuma wahana bermain mewah yang seolah mampu membeli semua mimpi anak-anak, bukan hanya gedung-gedung bertingkat yang gemerlapan dengan lampu ribuan watt.

Jakarta itu Nak, adalah penghamburan waktu luar biasa akibat macet di mana-mana, adalah banjir setinggi lutut tiap kali musim hujan tiba, adalah manusia paruh baya yang tidur menggigil di kolong jembatan. Jakarta adalah bayi masih merah yang diajak mengemis di bawah terik matahari, adalah perempuan hamil yang berlarian mengejar bus kota, lalu kena sikut dan jatuh tersungkur waktu sedang berebut di pintu masuk. Jakarta, adalah juga pemuda-pemuda yang gentayangan di pinggir jalan, sambil mengamen sambil menodong sebab perut mereka lapar.

Jakarta, Nak, sudah penuh sesak oleh kemiskinan. Ia tidak mengharapkan kedatanganmu. Sementara becak tua yang kau kayuh saban hari melewati seluruh penjuru kampung sampai betismu yang kerempeng itu bengkak sebesar kelapa, jauh lebih membutuhkanmu.” sahut Ibuku waktu kuutarakan padanya niat hendak merantau ke Jakarta.

Jakarta, November 2009
(sepanjang perjalanan Sudirman-Grogol-Tangerang)

Published in: on November 18, 2009 at 6:36 pm Comments (1)

BERJALAN MENUJU IKHLAS

Perjalanan ini perlahan tapi pasti mengarahkan aku ke sebuah bilik tersembunyi di sudut hati, dimana kutemui di dalamnya pasrah yang sering datang dan pergi, benci yang sering datang dan pergi, berganti-ganti menempati hanya satu posisi, hingga pada akhirnya aku tersadar bahwa ikhlas ternyata adalah perjalanan seumur hidup, dan pada tiap tapak jalan panjang yang masih harus terus kulalui ini, aku belajar, dan aku dewasa.

November 2009

Published in: on November 6, 2009 at 8:46 pm Comments (3)

SKCK

Sehubungan dengan lowongan CPNS yang sedang marak dimana-mana, berikut saya tuliskan hal-hal yang diperlukan untuk mendapatkan selembar kertas bernama Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK):
* Fotokopi KTP
* Surat pengantar dari kelurahan
* Foto berwarna ukuran 4×6 (tiga lembar)

Tapi, kalau anda hanya mau memperpanjang surat yang sayangnya cuma berlaku tiga bulan tersebut, berikut syaratnya:
* Fotokopi KTP
* SKCK lama
* Foto berwarna ukuran 4×6 (dua lembar)

Semua data di atas adalah valid, sebab saya lihat sendiri pengumumannya yang ditempel di loket. Oh ya, jangan tanya berapa biaya yang harus dibayar untuk mendapatkan SKCK, karena berbeda dengan syarat-syarat di atas, saya tidak pernah menemukan informasi resmi mengenai ini.

Pengalaman saya yang terakhir sih, selesai mengurus perpanjang dan melegalisir surat, si petugas bergumam tidak jelas sambil celingak-celinguk resah, yang isi gumamannya saya sinyalir sebagai berikut: bayar seikhlasnya saja.

Kemudian saya rogoh dompet, kebetulan cuma ada selembar lima puluh ribu di sana, lalu menyerahkannya pada si petugas sambil bilang, ambil sepuluh ribu Pak. Tak diduga, masih dengan tampang resah, si petugas menolak uang saya dengan alasan repot mengambil kembalian, lantas saya disuruhnya menukarnya dulu menjadi recehan.

Yah, berhubung perintahnya tadi cuma bayar seikhlasnya saja, saya kok ya tiba-tiba jadi tidak ikhlas kalau harus berepot-repot dulu merecehkan uang tersebut. Akhirnya, saya putuskan langsung meloyor pulang saja.

Akhir kata, selamat mengurus SKCK, kawan-kawan!

Published in: on October 30, 2009 at 4:18 am Comments (1)